Sabtu, 14 Februari 2015

Resensi

Haii haii haiii,,,, aku lagi iseng pengen ngeresensi novel yang seru abiss nih BroSis,,, yah.. siapa tau ada yang berminat dan tertarik buat ikutan baca juga novel ini. Ok langsung aja ini dia resensi gue…..

Judul buku   : Omen

Penulis      : Lexie Xu

Penerbit   : Gramedia Pustaka Utama

Cetak      : Pertama, September 2012

Tebal      : 312 hlm

Harga Buku    : Rp 47.000,-



   Novel yang diminati masyarakat Indonesia khususnya para remaja biasanya adalah yang bergenre romantis. Namun, dewasa ini banyak bermunculan novel-novel dengan genre yang beragam. Ada yang bergenre komedi, horror, bahkan thriller (misteri) seperti novel “Omen” ini. Novel yang ditulis oleh Lexie Xu ini menceritakan tentang seorang anak SMA bernama Erika. Erika memiliki adik kembar bernama Eliza. Berbeda dengan kembar identik pada umumnya yang susah untuk dibedakan, Erika dan Eliza justru mudah sekali untuk dibedakan satu dengan yang lain. Hal ini dikarenakan watak mereka yang sangat bertolak belakang. Dalam menyajikan setiap tokoh dan penokohan dalam novelnya, Lexie Xu sangat detail dan menjelaskan setiap karakternya dengan begitu apik.

Beliau juga dapat menggambarkan karakter setiap tokoh dengan menggunakan bahasa dan tulisannya yang begitu mudah untuk dimengerti dan diterima oleh para pembaca. Misalnya beliau yang menceritakan bagaimana seorang Eliza yang anggun, feminin, berkelas, ramah, baik hati, (konon katanya) lebih cantik, populer, disayang guru dan teman-teman, serta anak emas orang tuanya, berbanding terbalik dengan Erika yang tomboy, pintar berkelahi, kasar, ke sekolah dengan dandangan gotik (eyeliner tebal dan lipstik coklat), suka melanggar peraturan sekolah, dibenci teman-teman dan guru serta tidak disukai oleh keluarganya sendiri. 

   Lexie Xu berhasil mengemas novel ini sedemikian rupa, sehingga membuat pembaca penasaran dan tidak ingin berhenti membacanya. Penulis ini juga berhasil menyisipkan kisah cinta yang romantis antara Erika dan Viktor Yamada. Novel ini tergolong komplet. Semacam masakan yang kaya racikan. Ada bumbu cinta, persahabatan, dan keluarga. Tapi tetap, bahan dasar utama dari masakan yang merupakan konflik utama dari cerita adalah dari sisi thriller nya. 

   Namun dibalik keunggulan-keunggulan di atas, kita masih dapat menjumpai ada beberapa hal yang menurut kami masih kurang dalam novel ini. Novel yang seharusnya menonjolkan sisi thriller (misteri) masih belum dapat diolah dengan baik. Karena sebagai pembaca, kami merasa ada beberapa hal dalam cerita yang belum sampai dan tidak dapat dimengerti. Hal ini membuat kami bingung dengan jalan ceritanya yang sedikit maju mundur. Yang membuat kami bingung adalah ada konflik sebab akibat yang masih tidak begitu jelas dalam cerita. 

   Namun, di balik kekurangan yang dimilikinya, novel ini sangat layak untuk dibaca, apalagi bagi mereka pecinta novel thriller. Novel ini banyak terkandung pesan moral yang dapat dijadikan cermin dalam hidup kita khususnya para remaja.

So... Jangan ragu buat masukin novel ini ke list bacaan kalian ya.. ;)

1 komentar:

  1. kak aku ada tugas dari sekolah disuruh nyari kelenihan dan kekurangan bukunya kak tapi males baca.

    BalasHapus